PRESS RELEASE 
oleh : Arguanda Pribadi ( Public Relations)


50  TUMBLER DISUMBANGKAN OLEH PERTAMINA UNTUK ACARA WORLD CLEANUP DAY RIAU

PEKAN BARU , 20 September 2019 – PT. Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sei Siak menyumbangkan sebanyak 50 tumbler stainless steel ke acara  World Cleanup Day Riau 2019 yang dimulai pada 21 September 2019 mendatang.
World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih terbesar di dunia yang dilakukan serentak di 158 negara. Riau WCD ini dinaungi oleh Let's Do It World, sebuah gerakan di Estonia yang didirikan bersama oleh para pendiri yang berasal dari Asia (termasuk Indonesia), Amerika, Eropa, Afrika dan Oseania. Dengan tujuan untuk membebaskan planet dari permasalahan sampah, gerakan ini melahirkan komitmen dari jaringan-jaringan yang tergabung di dalamnya dan tersebar di berbagai negara. 
PT. Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sei Siak ikut berpartisipasi dalam mengurangi sampah plastik. Saya menyambut dengan senang hati mereka datang dan membalas segera proposal yang di ajukan,” terangnya, Dedy Susanto.

 Supervisor Health, Safety, Security and Environment (HSSE), Dedy Susanto membenarkan hal tersebut dan mengaku bahwa Ketua World Cleanup Day Iindonesia (WCDI) Riau 2019, Annesa mendatangi kantor PT. Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sei Siak dengan membawa proposal untuk meminta bantuan logistik berupa 50 tumbler. Program pembagian tumbler juga salah satu program PT. Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sei siak dalam mengurangi sampah plastik.

“Kami berkomitmen untuk selalu memberikan tumbler kepada masyarakat sebagai salah satu program pengurangan sampah plastik", lanjut Dedy.

Ketua World Cleanup Day indonesia (WCDI) Riau 2019, Annesa juga menjelaskan Kegiatan ini adalah aksi bersih gotong royong bersama masyarakat komunitas relawan di titik TPS ilegal yang ada di Kota Pekanbaru dan di Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Riau, terangnya. 

“Saya percaya bahwa Pertamina (Persero) adalah perusahaan BUMN yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap lingkungan” Ujar Annesa.

Indonesia menjadi negara pertama yang memimpin aksi Cleanup terbesar didunia. Kegiatan World Cleanup Day  diselenggarakan pertama pada 21 september 2019. Bertepatan dengan hari perdamaian dunia, tema cleanup tahun 2019 adalah "Cleanup for Peaceful Indonesia" Gerakan aksi bersih-bersih inklusif ini bertujuan menyatukan berbagai kalangan dari berbagai latar belakang untuk berdiri di barisan yang sama membersihkan Indonesia dari sampah.Acara World CleanUp Day (WCDI) Riau 2019 juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan Kota Pekan Baru.(Gun)

Comments

Popular posts from this blog